Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2022

Sebuah Teodise: “Korona dan adanya Allah”! (Telaah Filsafat Ketuhanan)

     Dunia saat ini berada dalam situasi duka. Wabah pandemi covid-19 membuat semua orang tinggal dalam ketakutan. Wabah ini tidak memandang suku, ras, agama, atau golongan sosial. Ketika wabah ini pertama kali menyerang Wuhan, banyak ungkapan belasungkawa membanjiri media. Gaungan frasa pray for Wuhan terdengar di setiap sudut kota pun negara. Namun hari ini bukanlah persoalan Wuhan yang dibicarakan, namun persoalan antara saya, kamu, mereka, dia, dan engkau. Persoalan wabah Covid 19 “menyeret” dunia pada spasi reflektif yang mendalam.    Banyak spekulasi yang seolah-olah “memekakkan” telinga yang mendengar, “membutakan” mata yang membaca, dan “mengkakukan” bibir yang mengucap. Namun akankah semua spekulasi tersebut memiliki kebenaran atau sekadar pseudo-veritas. Apakah kebenaran spekulasi tersebut dapat dipertanggungjawabkan dalam tataran episteme? Apakah benar, bahwa wabah ini adalah spasi bagi manusia untuk kembali ke rumah, kembali menyegarkan bumi dengan...