"Perempuan Liar ~ perempuan Naif" Sejatinya perempuan adalah makhluk liar namun dipaksa jinak hingga menjadi naif. Perempuan itu kini berjuang untuk keluar dari kerangkeng sempit dan ingin hidup bebas dan liar. Jika jujur, masih sangat banyak perempuan hari ini yang ingin berteriak, yang ingin suaranya didengarkan, yang menuntut keadilan karena diperlakukan tidak adil. (baca: konteks perempuan dalam kerangkeng budaya dan standar patriarki). Baik sebagai korban KDRT, korban HT atau sedang dalam ๐ก๐๐ฅ๐๐๐๐ก๐ฆ ๐๐๐๐๐ก๐๐๐๐ โ๐๐, ๐๐๐๐ฆ ๐ โ๐๐๐๐๐, ๐๐๐ก...). Mereka sudah bersuara tetapi suaranya ibarat nada getar ๐๐๐๐๐๐ฆ dipagi hari jika sudah sangat mengganggu maka sengaja dibekap atau disenyapkan, alih-alih bangun lalu melakukan sesuatu. Konstruksi sosial justru men๐ ๐๐ก๐ก๐๐๐ dan mengkondisikan perempuan untuk tetap dalam ๐๐๐๐ ๐ข๐๐๐ข๐ก๐. Jika bersuara, perempuan akan terlihat aneh seperti manusia ser...