“4 Ciri Gereja: SATU, KUDUS, KATOLIK, APOSTOLIK”
α©da 4 ciri Gereja, yaitu: Satu, Kudus, Katolik dan Apostolik.
Gereja yang SATU
Gereja Katolik adalah SATU karena semua anggotanya mempraktekkan satu iman, satu dalam komuni, dan ada di bawah Kepala Gereja yang satu, yaitu Paus,r yang mewakili Kepala Gereja yang tidak kelihatan, yaitu Yesus Kristus (Yoh 10:16). Karenanya seluruh umat Kristiani sejagat memiliki pokok iman yang sama.
Di negara mana pun kita tinggal, ajaran-ajaran pokok iman dan kepercayaan yang sama akan membimbing iman kita sebagai seorang Katolik. Di gereja-gereja Katolik di seluruh dunia juga kita akan mendengar (walaupun dalam bahasa yang berbeda-beda) doa-doa dasar yang sama (Bapa Kami, Salam Maria, Kemuliaan, dll), pokok-pokok katekese yang sama, dan yang terutama Misa Kudus yang sama (yang paling utama dalam mempersatukan segala doa dan karya Gereja).
Selain itu, para Uskup, Imam dan Awam Katolik semuanya dipersatukan di bawah pimpinan yang sama, yaitu: Paus. Kesatuan semacam ini juga direncanakan oleh Kristus Sendiri ketika Ia memilih keduabelas Rasul-Nya (para imam dan uskup pertama Gereja) serta menetapkan Petrus sebagai kepala mereka.
Gereja yang KUDUS
Gereja Katolik adalah KUDUS karena pendirinya, Yesus Kristus, adalah Kudus; Gereja mengajarkan ajaran-ajaran-Nya yang Kudus; yang memungkinkan kita menjadi Kudus (1 Pet 1:15).
Yesus Kristus sebagai Kepala Gereja yang tidak nampak, menyatakan kekudusan-Nya lewat ajaran-ajaran-Nya yang murni dan tanpa salah, yang Ia wartakan semasa hidup-Nya di dunia, dan lewat mukjizat-mukjizat, serta tindakan-tindakan tanpa cela yang dilakukan-Nya.
Gereja yang KATOLIK
Gereja Katolik adalah KATOLIK, yang artinya 'umum' atau 'merangkul semua'. Ada tiga hal penting yang mau ditekankan disini berkaitan dengan UMUM ini.
Pertama, UMUM MENURUT WAKTU, karena sejak saat Kristus mengutus para Rasul-Nya hingga saat ini, Gereja berdiri, mengajar, serta berkarya, untuk membawa orang datang kepada Kristus.
Kedua, UMUM MENURUT TEMPAT, sebab Gereja tidak terikat pada suatu bangsa tertentu, melainkan terbuka bagi semua orang (Mat. 28:19) dan sesungguhnya, jangkauan Gereja lebih luas mencakup berbagai bangsa dibandingkan agama lain mana pun.
Ketiga, UMUM MENURUT AJARANNYA, sebab Gereja menawarkan ajaran-ajaran dan sakramen-sakramen yang sama, di mana pun, dalam bahasa apa pun, dan dalam berbagai tingkatan sosial, mulai dari yang kaya hingga yang miskin. Lagipula, sesuai janji Yesus Sendiri, Gereja akan tetap terus demikian hingga akhir zaman.
Gereja yang APOSTOLIK
Gereja Katolik adalah APOSTOLIK karena didirikan oleh Kristus atas para apostolos (bahasa Latin, artinya rasul) dan senantiasa dipimpin oleh para penerus mereka. Setelah Kristus menetapkan keduabelas rasul-Nya (Lukas. 6:14) sebagai para imam dan para uskup pertama Gereja, selanjutnya mereka menetapkan para rasul lain (Kis. 1:23), para diakon (Kis. 6:5), para imam (1Tim. 4:14; Titus. 1:5), para uskup (Flp. 1:1) dan para murid guna melestarikan serta menyebarluaskan ajaran-ajaran Kristus.
Paus Fransiskus adalah Uskup Roma yang ke-266. St. Petrus yang pertama. Uskup Roma merupakan pemimpin dari semua uskup di seluruh dunia, sama seperti St. Petrus dipilih Kristus untuk menjadi pemimpin atas para rasul (Mat. 16:18; Yoh 21:15). Uskup Roma lebih dikenal dengan sebutan “Paus”, yang berasal dari kata Latin, papa, artinya “Bapa”.
#Katekese
Komentar
Posting Komentar