Langsung ke konten utama

Pernikahan Menyebalkan!

Kok bisa Pernikahan terasa menyebalkan? 
Apa iya ya?

Drakor A World of Married Couple membuat pernikahan itu terlihat seperti neraka.

Curhatan-curhatan gak enak yang kita terima dari teman yang sudah menikah juga membuat hubungan romantik antara  dua manusia itu terlihat sangat sulit dan rumit.

Tapi, berdasarkan pengamatan, pengalaman, sharing dari pasutri, bahwa hubungan itu sebenarnya sangat asik dan membahagiakan, kok. JIKA :

- Siap secara psikologis dan finansial.

- Mampu saling berempati terhadap dinamika psikologis masing-masing.

- Menganggap dua pihak setara, sederajat, bukan satunya lebih superior daripada yang lain.

- Mau bekerja sama (misalnya paling sederhana: pekerjaan rumah). Tidak ada yang merasa lebih dimanfaatkan, yang bisa menimbulkan ketidakpuasan, menambah lapisan bom waktu.

- Antara take and give (menuntut hak dan melaksanakan kewajibannya) seimbang. Bukan satunya give give give, sedangkan satunya take take take terus.

- Gak suka berdrama atau memanjang-manjangkan masalah. Woy ini bukan SIM, jadi gak perlu diperpanjang. πŸ˜…

Sedangkan, seperti drakor A World of Married Couple, hubungan (khususnya pernikahan) akan menjadi hal yang sangat menyebalkan, APABILA :

- Gak cocok (entah dari fisik, intelektual, psikologis, dst).

- Salah satu atau berdua itu orangnya ribet, suka berdrama, banyak menuntut tapi lupa memberi. Menolak tanggung jawab.

- Sulit berempati terhadap pasangannya. Orang yang sulit berempati akan bersikap bodoh amat, alias gak peduli sama sekali melihat kesedihan, ketidakpuasan, kecemburuan, keluhan, atau bahkan cuma "pendapat" dari pasangannya. Sehingga hal-hal tersebut tidak akan "diproses". Akhirnya, jadi bara dalam sekam, suatu hari bisa menghanguskan hubungan. 😁
Orang yang sulit berempati juga akan berperilaku semaunya (misal, selingkuh, kasar, melakukan macam-macam kekerasan, boros, tidak menaati kesepakatan hubungan, dst).
(Btw, orang yang sulit berempati adalah salah satu indikasi gangguan psikologis. Be very aware!).

- Tidak menghargai pasangan dengan selayaknya.

- Salah satu gak bisa komunikasi, sekaligus sudah gak peduli juga untuk memperbaiki komunikasi.

- Ketika ada masalah, lalu bertengkar dan melawan satu sama lain, bukannya bersatu untuk melawan masalah tersebut.

Tanpa hal-hal diatas, pernikahan itu menyenangkan-menyenangkan saja, kok.

Yang telah dan yang nanti akan menikah, semoga kita berada di pernikahan yang bahagia, serta menjadi pasangan atau berpasangan dengan orang yang cocok. (Jika tidak... Hmm gimana ya πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚).

Sebab begini...
Sebaik, sepintar, setinggi apapun seseorang, kalau pada dasarnya memang gak cocok saling cocok, ya bakal ada aja konfliknya. πŸ˜… Selamat datang di neraka dunia.

Kalau cocok, maka akan rela mengarungi lautan dengan segala badainya untuk mengatasi hambatan APAPUN yang ada di depan, termasuk menaklukkan hal tersulit di dunia ini: ego diri sendiri.

Semangat!
(AFI)
#YourFuturePsychologist

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gereja Katolik~ nikah Dua Kali?

“Bolehkah Dilakukan Peneguhan Ganda Perkawinan?” Seorang pemuda Katolik menjalin relasi kasih dengan seorang gadis dari  Gereja Protestan. Mereka berdua sebenarnya sudah memutuskan untuk menikah secara Katolik dan pacarnya itu bersedia akan ikut suaminya pindah ke Katolik. Tapi dalam perjalanan, keinginan dan niat mereka berdua ini ternyata tidak didukung oleh keluarga sang gadis. Pihak keluarga wanita bersikukuh supaya pihak laki-laki yang mengalah dan mengikuti wanitanya. Mereka berdua lalu berdiskusi lagi dan membuat kesepakatan baru, yaitu: mereka akan berencana menikah dua kali. Rencana mereka, mereka akan menikah dulu di Gereja Protestan supaya orang tua wanita ini jangan marah, lalu setelah itu baru mereka diam-diam menikah lagi di Gereja Katolik. Apakah diperbolehkan ada peneguhan ganda dalam perkawinan? Apakah tidak akan menjadi masalah ke depannya dari calon keluarga baru tersebut kalau dari awal mereka membangun keluarga mereka dengan kebohongan? Dalam Kitab Hukum Kanoni...

Filsafat: Sebuah Perjalanan Intelektual

Filsafat adalah ilmu yang mempelajari esensi kebenaran, pengetahuan, kehidupan, dan keberadaan.  Filsafat juga dapat diartikan sebagai pandangan kritis terhadap segala sesuatu.  Menurut KBBI, filsafat/filosofi adalah pengetahuan dan penyelidikan dengan akal budi mengenai inti segala yang ada, sebab, asal, dan hukumnya.  Kata "filsafat" berasal dari bahasa Yunani philosophia, gabungan dari philos (cinta, kecintaan) dan sophos (hikmah, kebijaksanaan, pengetahuan).  Dengan demikian, filsafat berarti kecintaan akan kebijaksanaan. Filsafat telah berkembang melalui berbagai zaman, dan setiap zaman memiliki ciri khasnya sendiri. Pengertian Filsafat Menurut Para Ahli 1. Aristoteles:  Filsafat adalah ilmu yang menyelidiki segala sesuatu secara umum dan universal.  Filsafat bertujuan untuk mencari kebenaran tentang segala sesuatu dan memahami hakikat realitas. 2. Plato:  Filsafat adalah upaya untuk mencapai pengetahuan yang benar dan abadi.  Filsafat merupa...

Gereja Katolik Membolehkan Menikah Lagi Setelah Cerai Sipil?

“BOLEHKAH MENIKAH LAGI SETELAH CERAI SIPIL?”   Kisah nyata seorang pria Katolik menikah melalui dispensasi 17 tahun lalu dengan seorang wanita Kristen Protestan. Sejak tahun ke-10 hubungan perkawinan mereka renggang. Bahkan mereka sudah tidak lagi melakukan hubungan seks meskipun tinggal serumah. Kemudian mereka memutuskan untuk bercerai secara sipil tahun 2016. Putri semata wayang mereka oleh pengadilan diputuskan untuk ikut dengan sang pria. Tahun 2017  sang mantan istri  menikah lagi dengan pria selingkuhannya semasa mereka masih terikat perkawinan secara hukum. Kini mereka juga sudah dikaruniai anak. Dari kisah ini apakah sang pria dapat memproses pembatalan pernikahan? Apakah ia masih boleh menerima komuni? Jika ia bertemu dengan wanita Katolik kemudian menikah dengannya secara Katolik, apakah pasangannya juga terkena sanksi tidak boleh menerima komuni juga? Dalam Injil Matius perihal perceraian ditegaskan Yesus ketika orang-orang Farisi mempertanyakannya. Tuhan Yesu...