Langsung ke konten utama

Rakus Rohani tidak Baik ~ Wajar saja!

“Berapa Kali Boleh Komuni dalam Sehari?”


Bolehkah umat Katolik menyambut Komuni lebih dari sekali?

Hukum Kanon menganjurkan normalnya hanya sekali saja dalam sehari. Rakus rohani itu bukanlah hal yang baik. Minimal adalah satu kali dalam satu tahun dan maksimal dua kali dalam satu hari.

Apakah ada alasannya?

Alasan dibalik aturan ini jelas, bahwa hidup bukan hanya soal Komuni dan Misa saja. Memang dua hal ini adalah puncak kehidupan iman umat beriman, akan tetapi bukan segala-galanya. Itulah sebabnya di biara-biara yang paling kontemplatif sekalipun setiap orang biasanya hanya mengikuti Misa satu kali saja dalam sehari. Mereka tidak mengadakan Misa berkali-kali dalam satu hari walaupun itu bisa mereka lakukan.

Apakah mereka hanya bermeditasi, berkontemplasi saja?

Tentu tidak, mereka juga mendoakan Ibadat Harian, mengisi waktu mereka dengan bekerja. Jika tidak bekerja bagaimana mereka bisa tetap survive? 

Banyak orang mengira kaum hidup bakti terutama religius kontemplatif setiap hari aktifitasnya hanya berdoa!

Ora Et Labora!

Yang mau ditegaskan adalah soal keseimbangan dan prioritas hidup bukan hanya soal kemurnian hati. Seorang Kristen diharapkan mampu menjalani hidup secara seimbang sesuai prioritas yang benar menurut prinsip ajaran Katolik. 

Lalu mengenai keinginan menerima Komuni berkali-kali dalam satu hari tanpa ada alasan kuat, menunjukkan kekurangan dalam hal itu.

Lalu bagaimana dengan Misdinar yang bertugas pada perayaan misa dua kali atau lebih dalam sehari? Atau juga ada OMK yang kadang ikut Romonya pergi pelayanan di stasi-stasi? Apakah mereka diperbolehkan?

Dalam KHK 917 menyatakan : “Yang telah menyambut Ekaristi Mahakudus, dapat menerimanya lagi hari itu hanya dalam perayaan Ekaristi yang ia ikuti, dengan tetap berlaku ketentuan Kanon 921 § 2”.
Kanon 921 § 2 menyatakan: "Meskipun pada hari yang sama telah sambut komuni suci, namun sangat dianjurkan agar mereka yang berada dalam bahaya maut menerima komuni lagi".

Jadi sah-sah saja menyambut komuni dua kali dalam sehari, asal tetap mengikuti seluruh perayaan yang kedua kali tersebut. Bukan masuk gereja hanya untuk menerima komuni setelah itu langsung keluar.

Gereja memberikan izin untuk menyambut Komuni Kudus dua kali dalam satu hari bagi kepentingan mereka yang menghadiri Misa. Misalnya dia (siapapun) sudah ikut Misa pagi tapi setelah itu dia hadir lagi dalam Misa Pernikahan atau Misa pemakaman pada hari yang sama. Atau juga dia ikut ambil bagian dalam Misa Harian lalu dia mengikuti lagi Misa dengan intensi khusus pada hari yang sama. Tetapi tetap ingat akan persyaratannya, bahwa orang itu harus ikut ambil bagian dalam keseluruhan Misa dalam masing-masing Misa tersebut.

Sama seperti orang yang sudah Misa Sabtu pagi dalam Misa harian lalu orang itu boleh hadir lagi dalam Misa sabtu sore (Sunday Vigil Mass), atau juga seperti orang tersebut yang telah menerima Komuni Kudus dalam Misa Pemberkatan Minyak, yang lazimnya diselenggarakan pada hari Kamis pagi, lalu dia dapat menerima Komuni Kudus lagi dalam Misa Kamis Putih di sore harinya.(MJB)
.
.
#Komuni
#Katekese

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gereja Katolik~ nikah Dua Kali?

“Bolehkah Dilakukan Peneguhan Ganda Perkawinan?” Seorang pemuda Katolik menjalin relasi kasih dengan seorang gadis dari  Gereja Protestan. Mereka berdua sebenarnya sudah memutuskan untuk menikah secara Katolik dan pacarnya itu bersedia akan ikut suaminya pindah ke Katolik. Tapi dalam perjalanan, keinginan dan niat mereka berdua ini ternyata tidak didukung oleh keluarga sang gadis. Pihak keluarga wanita bersikukuh supaya pihak laki-laki yang mengalah dan mengikuti wanitanya. Mereka berdua lalu berdiskusi lagi dan membuat kesepakatan baru, yaitu: mereka akan berencana menikah dua kali. Rencana mereka, mereka akan menikah dulu di Gereja Protestan supaya orang tua wanita ini jangan marah, lalu setelah itu baru mereka diam-diam menikah lagi di Gereja Katolik. Apakah diperbolehkan ada peneguhan ganda dalam perkawinan? Apakah tidak akan menjadi masalah ke depannya dari calon keluarga baru tersebut kalau dari awal mereka membangun keluarga mereka dengan kebohongan? Dalam Kitab Hukum Kanoni...

Filsafat: Sebuah Perjalanan Intelektual

Filsafat adalah ilmu yang mempelajari esensi kebenaran, pengetahuan, kehidupan, dan keberadaan.  Filsafat juga dapat diartikan sebagai pandangan kritis terhadap segala sesuatu.  Menurut KBBI, filsafat/filosofi adalah pengetahuan dan penyelidikan dengan akal budi mengenai inti segala yang ada, sebab, asal, dan hukumnya.  Kata "filsafat" berasal dari bahasa Yunani philosophia, gabungan dari philos (cinta, kecintaan) dan sophos (hikmah, kebijaksanaan, pengetahuan).  Dengan demikian, filsafat berarti kecintaan akan kebijaksanaan. Filsafat telah berkembang melalui berbagai zaman, dan setiap zaman memiliki ciri khasnya sendiri. Pengertian Filsafat Menurut Para Ahli 1. Aristoteles:  Filsafat adalah ilmu yang menyelidiki segala sesuatu secara umum dan universal.  Filsafat bertujuan untuk mencari kebenaran tentang segala sesuatu dan memahami hakikat realitas. 2. Plato:  Filsafat adalah upaya untuk mencapai pengetahuan yang benar dan abadi.  Filsafat merupa...

Gereja Katolik Membolehkan Menikah Lagi Setelah Cerai Sipil?

“BOLEHKAH MENIKAH LAGI SETELAH CERAI SIPIL?”   Kisah nyata seorang pria Katolik menikah melalui dispensasi 17 tahun lalu dengan seorang wanita Kristen Protestan. Sejak tahun ke-10 hubungan perkawinan mereka renggang. Bahkan mereka sudah tidak lagi melakukan hubungan seks meskipun tinggal serumah. Kemudian mereka memutuskan untuk bercerai secara sipil tahun 2016. Putri semata wayang mereka oleh pengadilan diputuskan untuk ikut dengan sang pria. Tahun 2017  sang mantan istri  menikah lagi dengan pria selingkuhannya semasa mereka masih terikat perkawinan secara hukum. Kini mereka juga sudah dikaruniai anak. Dari kisah ini apakah sang pria dapat memproses pembatalan pernikahan? Apakah ia masih boleh menerima komuni? Jika ia bertemu dengan wanita Katolik kemudian menikah dengannya secara Katolik, apakah pasangannya juga terkena sanksi tidak boleh menerima komuni juga? Dalam Injil Matius perihal perceraian ditegaskan Yesus ketika orang-orang Farisi mempertanyakannya. Tuhan Yesu...